Thursday, September 06, 2012

on loving cats

The other day, Papa Alif pulang bawa anak kucing, Alif yang ngeliat langsung "Mama, lihat! Papa bawa kucing, asyik2! punya piaraan." Dan saya seperti "Aduh, ngerepotin aja!" :D Saya bukannya gak suka kucing. Tapi saya udah lama gak miara kucing. Kucing terakhir yang saya adopsi, si Scale di Tanjung, 2 tahun yang lalu. Itupun bukan anak kucing. Jadi gak butuh perhatian khusus.
Tapi yang dibawa suami saya saat ini adalah si Kimi, yang kira2 masih berumur 2 bulan. Karena masih kecil, di hari pertama di rumah, saya biarkan Kimi di dalam terus, dan hasilnya, sehari saya nyuci keset 6 biji, karena belum disiapin pasir, Kimi poop di keset T__T.
Tapi untunglah, akhirnya Papa Alif mau ngerti, setelah saya yakinkan kalo Kimi is just a cat, and she was born to survive, Kimi kami tempatkan di kotak di belakang. Selain Kimi, ada Mama kucing dan 2 anaknya Loki dan Princess. Mama kucing, adalah kucing tetangga yang suka ikut makan kalo Kimi lagi makan. Dan setelah beberapa hari numpang makan di rumah, dia bawa 2 anaknya yang kami sering lihat berkeliaran di rumah tetangga di bawah.
Dan pas tau mama kucing udah memutuskan "pindah" ke rumah kami, kami seneng banget, Alhamdulillah, 2 anaknya yang imut2 itu akhirnya dibawa ke rumah kami. Dan pastinya Alif tambah seneng.
Beberapa hari yang lalu si Princess, sakit, lemes gak mau makan. Sepertinya cacingan, setelah googling nyari pet shop di Balikpapan, kami datang ke Karmel Pet Shop di BSB untuk nanyain obat untuk Princess. Obat cacing untuk kucing merknya "Pet Derm" harganya 17rb per butir. Untuk anak-anak kucing seumuran Princess, dosisnya seperempat tablet, dan diberikan 3 bulan sekali. Alhamdulillah, sekarang Princess udah sehat lagi, dan udah main-main lagi sama Loki.


Video loki ninju tembok. Lucu banget. :D
Photobucket
foto2 di Karmel Pet Shop, foto terakhir Loki and Princess.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...